Jumat, 27 Januari 2012

html


RELOKASI 62-FI-403 DAN PENAMBAHAN LINE PC



DISUSUN DALAM RANGKA MENYELESAIKAN PROGRAM OJT
DI DEPARTEMEN TEKNIK
PERIODE 14 NOVEMBER 2011 S/D 30 NOVEMBER 2011








PIM-Baru.png












PT.PUPUK ISKANDAR MUDA
KRUENG GEUKUEH - NAD
TAHUN 2011

RELOKASI 62-FI-403 DAN PENAMBAHAN LINE PC



DISUSUN DALAM RANGKA MENYELESAIKAN PROGRAM OJT
DI DEPARTEMEN TEKNIK
PERIODE 14 NOVEMBER 2011 S/D 30 DESEMBER 2011




OLEH :
ABDUL MANAF
AHMAD FAUZAN
ALI IMRAN

















SUPERINTENDENT TEKNIK PROSES DAN PENGAWASAN PROYEK




ZULFAKRI, ST
T-041664


 












RELOKASI 62-FI-403 DAN
PENAMBAHAN LINE PC


ABSTRAK
           
            Pada pabrik Urea 2, 62-FA-401 (Carbamat Solution Tank) berfungsi untuk menampung Larutan Amonnium Carbamat yang selanjutnya akan dipompakan oleh 62-GA-403 (Carbamat Solution Pump). Discharge 62-GA-403 terbagi menjadi 2 buah aliran yaitu ke 62-EA-402  (Low Pressure Absorber) dan ke 62-FA-201 (Urea Solution Tank). Posisi 62-FI-403 sebelum transfer line menyebabkan kesulitan pengaturan flow larutan ke  62-EA-402. Sementara itu komposisi larutan PC dari 62-FA-501 yang masih mengandung sejumlah ammonia dapat dimanfaatkan sebagai absorbent di 62-EA-402 (Low Pressure Absorber). Untuk itu perlu dilakukan study dan evaluasi teknis sebelum melakukan modifikasi tersebut.

1.      Latar Belakang
Larutan Ammonium Carbamat dipompakan dari 62-FA-401 menggunakan 62-GA-403 (Amonnium Carbamat Solution Pump) dengan tekanan desain 4 Kg/Cm2 dan flow 10 m3/h. Pada discharge 62-GA-403 dipasang 62-FI-403 sebelum transfer line ke 62-EA-402 (Low Pressure Absorber) dan ke 62-FA-201 (Urea Solution Tank) sehingga menyulitkan pengaturan flow ke 62-EA-402 dikarenakan pada saat yang bersamaan juga dilakukan transfer larutan ke 62-FA-201 sehingga  flow aktual ke 62-EA-402 tidak diketahui karena flow total yang terbaca di 62-FI-403 telah terbagi menjadi 2 aliran.
Proses penyerapan mix gas di 62-EA-402 menggunakan media ammonium carbamat dari 62-FA-401 dan larutan dari 62-DA-401 (washing column). Selama ini PC dari 62-FA-501 digunakan sebagai media pendingin di 62-EA-506, 62-EA-502, 62-EA-501 dan 62-EA-507 sebelum diproses di PCT (Process Condensate Treatment) dan kemudian dikembalikan ke utility. Larutan dari 62-FA-501 masih mengandung sejumlah ammonia. Dengan adanya kandungan ammonia didalam PC maka larutan PC ini sangat baik untuk dimanfaatkan sebagai media absorbent untuk membantu proses penyerapan mix gas di 62-EA-402. Berikut adalah komposisi larutan dari 62-DA-401 dan 62-FA-501.

Komponen
Komposisi Larutan
62-DA-401 (%wt)
62-FA-501 (%wt)
Urea
1,88
0,81
NH3
3,12
1,92
CO2
0,23
1,13
H2O
94,77
96,14
Total
100
100

2.   Tujuan
·         Untuk memudahkan pengontrolan flow dari discharge 62-GA-403 ke 62-EA-402.
·         Pemanfaatan larutan PC dari 62-GA-501 sebagai media penyerap (absorbent) di 62-EA-402 dikarenakan di dalam larutan PC masih mengandung sejumlah ammonia.

3.   Permasalahan
·         Relokasi 62-FI-403 apakah akan mempengaruhi pembacaan minimum flow untuk 62-GA-403 dan
·         Penambahan line dari discharge 62-GA-501 ke line sebelum 62-FA-403 apakah akan mengurangi flow larutan dan mengganggu proses di 62-EA-504, 62-EA-501, 62-EA-506, 62-EA-502, 62-EA-507 (aliran ke 62-DA-503).

4.   Analisa Permasalahan, Study dan Evaluasi Teknis
Ø  Dari hasil analisa dilapangan kami mengetahui permasalahan yang terjadi di 62-FI-403 yaitu posisi 62-FI-403 sebelum transfer line menyebabkan pengaturan flow larutan ke 62-EA-402 terganggu dan dapat mempengaruhi proses penyerapan mix gas di 62-EA-402 karena pada waktu yang bersamaan juga dilakukan transfer larutan ke 62-FA-201.
Solusi yang diinginkan oleh pihak Operasi Urea 2 adalah relokasi 62-FI-403 dari posisi design (sebelum transfer line) ke posisi baru yaitu setelah blok valve transfer line ke 62-EA-402. Secara teknis relokasi 62-FI-403 dari posisi awal ke posisi yang diinginkan tidak akan mengganggu proses dan akan lebih memudahkan pengaturan flow larutan ke 62-EA-402. Tetapi secara design posisi 62-FI-403 sebelum transfer line adalah untuk mengontrol minimum flow dari 62-GA-403. Jadi apabila 62-FI-403 direlokasi maka fungsinya hanya sebagai indicator flow larutan ke 62-EA-402 sedangkan minimum flow untuk 62-GA-403 tidak dapat dibaca lagi di lapangan.
Untuk penambahan line modifikasi dari discharge 62-Ga-501 ke line upstream 62-FI-403 (setelah direlokasi) untuk pemanfaatan PC yang masih mengandung sejumlah ammonia sebagai media absorbent di 62-EA-402 dapat dilakukan. Dari hasil evaluasi teknis untuk line 2 inch yang akan dimodifikasi akan terjadi pressure drop sebesar 0,01798075 kg/cm2
Ø  sedangkan pressure drop pada kondisi desain dari 6, 4 ke 2 inci sebesar 0,0134723 kg/cm2 dan nilai pressure drop elevasi sebesar 1,785 kg/cm2. Jadi, pressure drop dari line modifikasi tidak terlalu mempengaruhi tekanan ke line-line lainnya yang bersumber dari discharge 62-GA-501.

5.    Saran
     Untuk 62-FI-403 sebaiknya tidak dilakukan relokasi mengingat fungsinya adalah untuk mengetahui minimum flow dari 62-GA-403. sedangkan untuk memudahkan pengaturan flow larutan ke 62-EA-402 disarankan untuk dipasang flow meter baru di up stream transfer line (lihat lampiran).

















KONDISI SAAT INI



















USULAN MODIFIKASI


















KONDISI SAAT INI



















USULAN MODIFIKASI