Sabtu, 05 Maret 2011

SISTEM PROTEKSI

SISTEM PROTEKSI
Tujuan Kuliah
Memahami dan mampu menganalisa dasar-dasar sistem proteksi pada sistem tenaga listrik dan aplikasinya di dunia industri.
Memiliki ketrampilan dasar dalam memamfaatkan serta memilih peralatan proteksi.
Outline Perkuliahan
1. Pendahuluan (1)
2. Perhitungan gangguan listrik (2 - 3)
3. Sistem proteksi (4)
4. Prinsip operasi rele elektromagnetik (5)
5. Prinsip operasi rele statik (6)
6. Prinsip Operasi rele Digital (8)
7. Peralatan proteksi pada sistem tenaga (9-10)
8. Proteksi Transformator (11)
9. Proteksi Generator (12)
10. Proteksi Saluran udara, dan busbar (13-14)
SISTEM TENAGA LISTRIK
Sistem Tenaga Listrik :
Jaringan tenaga listrik secara garis besar terdiri dari pusat pembangkit, jaringan transmisi (gardu induk dan jaringan) dan jaringan distribusi.
Jaringan tenaga listrik terdiri dari banyak peralatan yang berbeda jenis dan karakteristik dan secara fisik dipisahkan oleh pemutus tenaga (PMT) seperti pada Gambar 1.2.1.a.

SISTEM TENAGA LISTRIK
ANALISIS GANGUAN LISTRIK
Analisis Ganguan Listrik
Analisis gangguan tidak seimbang membutuhkan
 Komponen simetris
 model komponen diperbesar
Komponen symetris
pertama diperkenalkan oleh C.L. Fortescue pada tahun
1918.
menurut teorema ini, arus, tegangan dan quantitas
sinusiodal lain pada sistem 3 phasa tidak seimbang
dapat diselesaikan dengan mengunakan vektor 3 phasa
yang seimbang .
menghitung arus dan tegangan yang tidak seimbang
dalam sistem 3 phasa menjadi mudah dengan metode
komponen simetris.
Analisis Ganguan Listrik


REPRESENTASI KOMPONEN SYMETRIS
1. Komponen urutan-positif (positive sequence components) yang terdiri dari tiga
fasor yang sama besarnya, terpisah satu dengan yang lain dalam fasa sebesar
120°, dan mempunyai urutan fasa yang sama seperti fasor aslinya.
2. Komponen urutan-negatif yang terdiri dari tiga fasor yang sama besarnya,
terpisah satu dengan yang lain dalam fasa sebesar 120°, dan mempunyai
urutan fasa yang berlawanan dengan fasor aslinya.
3. Komponen urutan nol yang terdiri dari tiga fasor yang sama besarnya dan
dengan penggeseran fasa nol antara fasor yang satu dengan yang lain.
Komponen Simetris
Komponen Simetris
Komponen Simetris
Komponen Simetris
Komponen Simetris
Komponen Simetris
Example
Example
Example
Example 2
PR (Pekerjaan Rumah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar