Minggu, 07 April 2013

"Selamat Tinggal Masa Lalu"



Disaat dirimu hadir di kehidupan ku ..
hidup ku berubah menjadi INDAH ..
tapi disaat aku tau dirimu sudah bersamanya ..
hatiku seakan terasa remuk ..

Hidup ku tak berarah lagi ..
kini aku hanya bisa pasrah dengan keadaan ..
kau bahaggia bersamanya ..
sedangkan aku disini terpuruk meratapi kepergian mu..

Selamat tinggal masa laluku .

Aku, Kamu



Saat hangat malam mulai memeluk…
Kau Basuhkan wajahmu sejenak untuk segera bermunajat,…
Berbincang tentang bagaimana hakikat…
Membiarkan helai kainmu tetap terikat.

Jika Kekultusannya redam oleh binatang malam…
Kirana akan membelaimu..
Mendekap erat tubuhmu sembari menyelimutimu dengan lembut
Saat itulah Kata demi kata terungkap, mulslihatpun mulai beradu,
Dan bias hati saling mengadu

Kita mulai bercerita,
Mengajakmu berceloteh dai ave maria sampai ke roma…
Berkhayal Menyisir sepanjang sisi kota,
Bertahta Melaju diatas dua roda…
Cukup Hanya kita berdua..
Hanya bias lampu yang menyapa,
Lalu biarkan getar hati saling bicara…..

Pelan mulai berpendar dari ingatan,
Akan sebuah tutur bahasa yang pernah engkau ajarkan..
Iramanya terdengar lembut, lirih tetapi menggetarkan….
Walau kadang tak senada, Bahkan tak serasa…
Tetapi Nyatanya itu ada…
mampu membawaku pada bahasa nirwana…

Bahagia adalah Menuturkanmu..
Karena Menuturkanmu tak lagi laksan, tapi tak terhingga…
Bukan hanya sebatas rasa, apa lagi mata..
Aku adalah kamu, kamu adalah aku….

bidadariq

harum mewangi surgawi,
sentuh isi nurani,
sbg tanda aku tidak sendiri
wahai bidadari-bidadari hati,
berkenanlh temani aku,
bawa jua sayap putihmu,
terbang & selamatkn aku

JATUH CINTA



Saat cinta itu datnag ku tertunduk terdiam.
diapun merangkul ku membangkitkan ku dari rasa penat.
Dengan senyuman khasnya ia memecah kesunyian.

Ramai...

Seketika itu juga aku tertawa, tak pernah ku jumpai rasa yang seperti ini.

Senang bercampur bingung meledak-ledak dalam memori otak.

Diapun mengulurkan tangannya, membawa ku berlari dan tak pernah berhenti.
Membawa ku ke dalam sepiring klasi romansa cintanya.

Aneh, tapi unik..

Cinta yang rumit, tapi menyenangkan meski kadang sakit.

Persahabatan

Sekian lama persahabatan ini kita jalani
Disaat itulah kita mengetahui 1 sama lain
Canda,tawa dan sedih selalu kita jalani berdua
Berjalan seiring dengan lagu

Kaulah segalanya…
Karna kau yang selalu menemani hidup ku
Takan tergantikan oleh siapa pun
Termaksud kekaih ku sendiri

Jangan tinggalkan ku
Ku ingin persahabatan kita ini menjadi abadi
Hingga kita tutup usia nanti
Kaulah segalanya…

Bidadari tak bersayap

Kelembutan hatinya membuatku terpana. . .
Melihat kehindahan Rembulan,
Sama seperti melihat keindahan wajahnya.

Sungguh kuat dia menghadapi ini semua. . .
Menghadapi keaadaannya yg begitu nyata.
Merasakan penderitaannya sendirian.
Dan mengukur penderitaan diatas mimpi . . .

Walau dia hanya Bidadari tanpa sayap,
Tapi kelembutan hatinyalah yang membuatku merasa seperti.....
Berada di atas awan.

Kabar Memilukan

Dulu kau berjanji kepadaku
untuk selalu di samping ku
saat senang maupun duka.

Dulu kau benrjanji kepada ku
untuk selalu menjaga ku
dalam panasnya siang dan gelapnya malam

Kini itu semua hanya tinggal janji
yang tak dapat lagi kau buktikan
kepadaku

Sore itu
ku lihat kau tersenyum kepada ku
hatiku bahagia

Ternyata itu adalah senyum terakhirmu buat ku
senyum yang tak dapat ku lupakan

Pagi itu
ku buka handphone ku
ku baca sms yang masuk di handphone ku

Ternyata itu hanya sebuah pesan yang membuatku amat sedih
hingga kau pergi meninggalkan ku untuk selamanya
kemana lagi kan ku cari orang sepertimu
yang selalu sayang dan menerimaku apa adanya??

Aku ingin kau kembali di hidupku
aku rindu kamu
aku ingin bersamamu
aku ingin kamuuu

ya allah berikanlah ku kesabaran dan keiklhasan unuk menerima kenyataan ini
bahwa dia telah tiada..

Sahabat

Sahabat..
Yakinlah pada hati mu..
Karena disana ada Tuhan mu..
Maka jangan bawa rasa mu terus berkabung..

Bila kemarin kau memang terjatuh..
Maka hari ini adalah kebangkitan mu..
Bila esok harapan mu..
Maka hari ini adalah waktu tuk berusaha menggapainya..

Jangan takut bila harus sendiri..
Karenanya Tuhan tak pernah meninggalkan mu..
Bila yakin benar di hati..
Maka damai akan terus kau gapai..

TANPAMU AKU TAK BERARTI



Debar alunan melodi rindu
Kerap berirama dalam kalbu
Lirih memanggil namamu
Duhai dikau pujaanku
Kembalilah
Di beranda jiwaku
Melukis cerita nan indah

Aku tak terjaga tanpamu
Kota hidupku serasa mati
Kala dirimu tiada berbias
Hatiku meredup
Tertatih gundah
Berhembus nafas dalam kemuraman

Engkaulah
Binar keindahan cintaku
Nan ku rindu dalam sepiku
Dan kunanti dalam kesendirianku
Kumohon kedatanganmu
Temani hidup keseharianku
Disini tanpamu aku tak berarti.

Harapanku Padamu

Aku ingin kau tersenyum seperti dulu
Senyum sebelum luka datang padamu
Aku ingin suara beningmu sebening jiwamu
Dan aku ingin mewujudkan semua itu untukmu

Tak banyak yang bisa kulakukan
Hanya berusaha sekuat hati tuk lakukan
Seikhlas aku akan berkorban
Hanya untuk engkau kekasih pujaan

Dalam lemah ku tuturkan
Takkan bisa kau tergantikan
Takkan berhenti di persimpangan
Sementara kita tau kuatnya ikatan

Di sini aku mencoba..
Tuk slalu tersenyum saat kau coba
Selalu memegang teguh impian kita
Hingga aku benar benar kalah dalam batas usia.

PANTASKAH AKU CEMBURU ?



Indah harapan dalam cinta
Saat engkau menyambut asa
Kini terasa hampa
Sejak kehadiran dia

Dia mantan kekasihmu
Yang terputus karena tiada restu ortu

Engkau seakan menghilang
Terlihat anyaman kasimu bimbang
Ia yang kini kau utamakan
Aku kini terasingkan

Aku pacarmu, dan dia mantanmu

Mengapa ini harus kualami
Merasakan dua pilihan menyayat hati

Jika menuruti egois diri
Aku tak mau engkau pergi
Namun sungguh aku tahu
Kamu masih mencintai mantanmu

Aku tak tahu...
Apakah aku pantas cemburu ?

~~ PUING RINDU ~~



Hari kian kemari
Ku tumpuk serpihan rindu di hati
Yang ku pintal untukmu
Laksana kepingan emas yang abadi

Takkan bisa terbeli
Takkan bisa ku gadai
Kan ku simpan di peti cinta
Tuk mu suatu hari nanti

Tuhan ,jadikan puing rindu ini
Tuk slalu mengingatkan padamu
Suatu hari kan ku persembahkan padamu
Hingga kau mengerti berartinya engkau untukku

Kasih,,
Andai kau ,,takkan habis tuk di bahas
Tentang kisah kita
Kenangan yang kan abadi di hati hingga nanti

Andai Tuhan takkan menyatukan
Namun demi Tuhan jangan kau pisahkan
Hatiku hatinya hingga kelak menyatu di keabadian"

Rinduku

Jika rindu yang kupunya
Bolehkah aku kembali meyapa
Padamu yang jauh disana...
jauh dari pandangan mata

Jika cinta itu telah berlalu
Masih bisakah aku menyapamu
Tanpa ada lagi rasa cemburu
Yang membuat cinta kita terhempaskan waktu

Andai aku bisa memutarkan waktu
Ingin kunyatakan segala sesalku
Meng-egokan rasa tanpa logika
Meninggalkan cinta yang kita punya

Andai aku bisa berkata jujur...
Saat raga terdiam terbujur
Saat menyentuh mimpi-mimpi
Kamu masih bertahta disini

~ MENGIRINGI LANGKAHMU ~~



Di sini ku kan slalu mengiringi
Langkah yang kau tempuhi
Di sini aku tetap menanti
Hingga kau siap memjemput raga dan hati ini

Mengiringi kemanapun engkau pergi
Meski genggaman ini terlepas
Namun benang do'aku takkan kandas
Hingga suatu hari engkau datang kembali

Di sini dengan kekuatan cinta yang ku miliki
Tetap kembalinya hadirmu di hati
Raga inipun takkan berhenti
Mengikuti hingga nafas terhenti dari nadi

Sutra Kasihku

Akan kupertahankan cintamu
Dengan setiaku
Akan ku rawat cintamu
Dengan suci kasihku

Biarlah cintamu terlukis indah
Di dinding gairah raga sukma ku
Mengecap ceria rasa lena
Bersama cintamu aku riang

Dikaulah intan permata hatiku
Semburat bening kehidupanku
Cermin tulus dan ikhlasku
Nan suci mulia sejati

Tetaplah engkau didekapan rasaku
Lelapkan hasratmu dalam keputihan ku
Ratapi indahnya rabaan sutra kasihku.

SELEPAS KAU PERGI



Dunia begitu sunyi
Tak terdengar suaramu lagi
Menghilang tiada terdengar
Kenanganmu kini kian samar

Tak ada lagi...
Kunikmati senyumanmu
Tak kujumpai lagi...
Hangat sapa yang kusukai

Kini hanya batu nisan
Dipelataran kegelapan malam
Meninggalkan aku yang sendirian
Meresapi arti kasih yang karam

Tenggelam duniaku...
Selepas kepergianmu
Pergi dan tak akan kembali
Menghadap sang Illahi

Selepas kau pergi...
Ada lobang kosong dihati

Arti Cintaq

Ketika ku terdiam dalam emosiku,
itu karena ku tak ingin melukai hatimu

Ketika ku terdiam dalam sedihku,
itu karena ku ingin tegar tanpa mengeluh kepadamu,

Ketika ku terdiam saat kau menangis,
itu karena ku rapuh melihat air matamu,

Ketika ku terdiam saat emosi menguasaimu,
itu karena ku sedih mengapa kamu yang menyakitiku

Ketika ku terdiam saat di pelukmu,
saat itulah aku merasa bersyukur ada orang yang bersedia menghapus air mataku"

Arti Sahabat

Kala sunyi...
Kaulah pertama yang menemani,
Kala sedih...
Kaulah penghibur hati.

Tapi maaf...
Sebagai sahabat
Aku hanya mampu berteman biasa
Dan tak kan mungkin kupaksakan hati tuk melebihi segala.

Karena ku tahu,
Kau telah tanamkan asa di hatimu,
Tuk hidup bersama denganku
Di dalam mahligai cinta yang satu.

Wahai sahabat...
Bukan maksudku membuatmu kecewa,
Bukan pula ingin membuatmu terluka,
Namun indahnya persahabatanlah yang kudamba

* DIMANAKAH JODOH *



aku untai air mata dari doa
meniti lembayun senja usia menua
lantunan harapan bernyanyi ria
dimanakah ku temukan pujaan hati

melihat diri ini dari sisi lainnya
tak menuntut untuk menjadi sempurna
dan cinta tak menutut sepenuhnya dimiliki
karna cinta seutuhnya milik TUHAN ku

oleh sebab waktu berlalu
musim demi musim hilir berganti
tertekan hati melihat aku masih mencari
dimanakah kau pujaan hati

aku ikhlas menerima apa adanya dirimu
temukanlah aku TUHAN ku padanya
tempat tuk bersujud dan meminta
ku serahkan jodohku dan mati ku padaMU"

juta Syair Cinta

sperti katamu..
sperti pesanmu..
sperti pintamu..
sperti harapanmu ini..

Tak akn prgi wajah puisi..
Tak akn hilng puisiQ sayang..
Tak akan Tertinggal Tubuh MungilQ..
Tak akan Sirnah kata2 Cinta..

Tak akan ada yg mampu..
Menghapus guratan2..
Biarkan saja mentari murka..
Karena kutelah mncuri wajah puisiku..

Dari keperkasaan pelukannya..
Tak aku pdulikan smua anggapan..
Bila yg diterjemahkn.. Hnya sbatas harap..

Apa yg dilihat oleh mata..
Dan didengar oleh telinga..
Tanpa ada campur tangan nurani..
Puisiku tetap mengalir deras..

Dan begitu derasnya..
Bila perlu aku hujani tubuhmu..
Dengan ribuan kata puja..
Dengan Jutaan Syair Cinta.."

Jatuh Cinta

Bermimpi Ku Tak Pasti..
Suka Pun Tak Berarti..
Jika tak di sayangi & menyayangi..
Bukan Cinta yg Ku Pinta..

Tapi Ketulusan Hati..
Berwajahkan Kejujuran..
Setia Pun Akan Tercipta..
Tanpa Ada Yg Tersakiti..

Dalam Cinta Satu Hati..
Membangun Benteng Kepercayaan..
Dari Ketulusan Hati..
Yg Kau Miliki..

Utk kau Curahkan..
Utk menemukan Kebenaran Hati..
Yg Sekian Lama telah Ku Nanti..
Utk Ku Persembahkan Cinta Sejatiku..

Jangan dia, Cukup Aku

air mata rindu bergumam lirih diheningnya kalbu..
segenap rasa seakan bermeteora dalam hampanya raga..
mengubah butiran asmara menjadi dilema..
bersama pekat yang serasa kian mengikat..

aku tak mampu beranjak dari cinta ini..
begitu erat mendekapku dengan genggaman keindahannya..
hingga kuterlupa tentang luka yang terus dititipkannya..
padaku,pada cintaku yang tak pernah membeku..

mungkin satu hari nanti kau sudi menjenguk hati ini..
mengajaknya bercengkrama menjejaki titian tangga romansa..
dan sedikit cerita tentang dia yang telah mampu membuatmu jatuh cinta..

betapa pintaku mengiba..
andai saja kau merasakannya..
merasakan apa yang sedang kurasa..
mendambakan betapa indahnya cinta..
dalam satu warna sketsa melukiskannya..
biarkan putihnya rinduku menyiraminya..
membasuh kepekatan cemburu yang selama ini ada..
tanpa harus menjadikan seseorang terluka..
apa lagi kecewa..

cukup hatiku..
cukup cintaku..
jangan lagi ada air mata..

Cinta yg Tak pasti

Bermimpi Ku Tak Pasti..
Suka Pun Tak Berarti..
Jika tak di sayangi & menyayangi..
Bukan Cinta yg Ku Pinta..

Tapi Ketulusan Hati..
Berwajahkan Kejujuran..
Setia Pun Akan Tercipta..
Tanpa Ada Yg Tersakiti..

Dalam Cinta Satu Hati..
Membangun Benteng Kepercayaan..
Dari Ketulusan Hati..
Yg Kau Miliki..

Utk kau Curahkan..
Utk menemukan Kebenaran Hati..
Yg Sekian Lama telah Ku Nanti..
Utk Ku Persembahkan Cinta Sejatiku..

Aksara pena

Kenapa engkau tak pernah mengerti
perasaanku..
Mengapa engkau tak pernah pahami tentang diriku..
Selalu saja buatku sakit..
Selalu saja buatku menderita..

aku yg Selalu mencintaimu..
Aku yg selalu menyayangimu..
Aku yg sudah berkorban demi cintaku ke kamu..

Tetapi kamu malah khianati diriku ini..
Kau Begitu Tega terhadapku..
Aku sakit, menangis, patah hati..
Berkali" kurasakan semua itu karnamu..

Maaf bila saat ini..
Ku sudah tak ada di sisimu lagi..
Bukan karna kuberhenti mencintaimu..
Bukan karena ku berhenti menyayangimu..
Tapi kuberusaha berhenti di sakiti...

Sebab kau yg membuatku pergi..
Pergi karena sikapmu.."

KEMANA LAGI KUTITIPKAN CINTA



Tidak bisa kubaca gerak bibirmu
Tidak bisa kuraba suara jeritan hatimu
Namun……tatapan matamu….
Tidak berubah seperti yang kulihat enam tahun yang lalu

Tatapan sendu matamu itu…yang …
Dulu menjatuhkan diriku dalam pelukanmu
Kita ikrarkan ikatan janji untuk setia kala itu
Dalam ikatan Cinta yang tak terbatas ruang dan waktu…

Kala itu aku hanya punya satu hati
Dan ku telah berikan untukmu…
Kala itu aku hanya punya satu cinta
Dan itu telah ku persembahkan buatmu

Namun kenapa..
Perbedaan masih saja acap kali menyapa
Pertikaianpun tak segan segan bertandang
Kegalauan hati tak jarang menghantui
Dan penyesalanpun mulai menyentuh hati ini.

Ku lepas engkau bukan dengan senyum biasa
Namun senyum yang menyimpan sejuta kecewa..
Ku lepas engkau bukan dengan do’a biasa…………
Namun do’a agar engkau kuat dalam segalanya.
Ku lepas engkau bukan dengan kenangan biasa
Kenangan indah yang tak akan kau temui di tempat berbeda

Kini aku hanya berdiri pasrah pada perihnya luka
Rasa yang telah ada…kini semua musnah
Sudah tercabik menjadi bulir luka dan kecewa
Aku tak tahu lagi kemana akan ku titipkan cinta"

DUHAI JIWA YANG RESAH



Duhai……..jiwa yang resah.
Kenapa hati ini begitu rapuh.
Terluka saat di khianati cinta.
Patah di kala sirnahnya asa.
Berduka di kala pupusnya rasa.

Duhai ……..jiwa yang resah.
Kenapa hati begitu gelisah.
Disaat terselip rasa rindu menerpa.
Seakan di himpit beribu rasa.
Sesak dada menghalau gejolak jiwa.
Menahan kepedihan yang tiada tara.

Duhai …..Jiwa yang resah.
Kenapa rasa di hati akrab menyiksa.
Kenapa kau diam seribu bahasa…katakan.
Dengan apa bisa ku redam gejolak jiwa.
Apa memang masih ada dia yang setia.
Mengharap hadirku dan menghargai cinta."

Isi Hati



Hangatnya perapian malam
Mengingatkanku akan hangatnya pelukanmu
Kesejukan sungai kebahagiaan
Bagai menatap senyummu
Damainya jiwaku

Di mana belas kasih itu?
Bersamamu seperti mimpi semu
Hanya bisa merasakan abadinya duka
Dalam hati tersimpan banyak doa

Kau bilang kita pasti bisa
Bisa saling mencintai
Bersama sampai tua
Bersatu hingga mati
Kau bilang perbanyak doa dan harapan
Impian kita pasti kan terwujud
Namun apa yang terjadi kini?
Biarlah langit yang memutuskan

Satu keinginan
Cinta kita jangan sampai berubah
Hati kita tetap menyatu
Menciptakan bahagia bersama
Tak semudah yang kita duga

Bagaimana harus ku hentikan air mata?
Impian kita hanya sebatas dalam mimpi
Biarlah langit yang memutuskan
Tentang akhir cerita cinta kita

Kesetiaanku



Aku tak prnah ingin melupakan dirimu.
Apalagi benci.
Sekian masa sekian cerita tlah kita lewati.
Suka dan duka bersama.

Sungguh berat untk kulupakan.
Sangat tak mungkin untk benci.
Karena kau sangat berkesan.
Karena kau sangat mendalam.

Percayalah kekasihku.
Hanya satu kau kasihku.
Dan hanya satu inginku.
Hidup bersama denganmu.

Aksara Cinta

Aku hanya berkata apa yg aku bisa
Karna aku tak ingin melukaimu
Berjanji sebisa aku menepati
Karna aku takut mengecewakanmu
dan Mencintai sekuat hatiku menahan
Rasa sakit kehilanganmu

Katamu "Kau Terlalu Baik.."
Tapi ini bukan aku, hanya ketulusan cinta yg selalu ingin melakukan yg terbaik
untukmu
Mungkin, nanti kaupun akn tw
atau bahkan melakukan
Semua kebaikan ini

Dan tiada kata Terlalu baik
Hingga aku takut melukai dan terlukai
ataupun aku tak pantas untukmu
Andai terjaga, itu hanyalah alasan yg terasa menyakitkan

Bukankah kata cinta itu baik?
Lisannya nan indah
Janjinya nan suci
Jadi salahkah jika kebaikan yg ku berikan?
Namun jika memang terlalu baik.,
Haruskah ku ingkari tiap janjiku?
Membiarkanmu terajam luka hatimu,
Memilikimu dan untuk kulukai,
Agar bersamamu dpt ku raih

Tapi tiada egoku seperti itu
Jika semua ini terlalu baik
Mungkin kau tidak cukup terlalu baik untuku,
atau bahkan begitu buruk,
Bukankah Janji Tuhan
"Untukmu yg baik, maka dia pula yg baik untukmu

Bahagia yang tertunda

Resah.
Itu lah yg ku rasakan saat ini
Disaat ku mulai jauh melangkah membawa cinta ke hadapan mu namun di tengah perjalanan ini kau seakan menghentikan langkah kaki ku

Entahlah semua ucapan mu membuat takut hatiku
Takut akan kehilangan Cinta mu dan takut kau kan berpaling dariku

Jauh.
Inilah jarak kita
Coba'an kian menghujani Cinta kita Percaya atau tidak percaya Cemburu yg tak Menentu Curiga yg kian melanda
Apakah mukin Semua penantian ini akn berujung bahagia apa hanya Mimpi semata

Janji.
Sering kita ucapkan janji untk tidak menyakiti kalaupun cinta kita tak bisa bersatu
Itu bukan karna orng lain yg mengganggu tapi karna tak ada nya restu atau Tuhan Tlah menentukan takdir mu dan takdir ku bahwa kita hanya bisa memiliki cinta tanpa harus bersama selama nya

Jenuh
Mungkin saat ini kau jenuh menantiku dan jenuh melawan rindu mu nmn siapalah aku tak bisa berbuat bnyk untk cinta yg saat ini singgah dlm hatiku nmn ingtlah janjiku tak lama lagi ku kan dtng di hadapan mu
Dan mengusir rasa rindu di hati mu"

Cahaya yang aku temukan



Aku tatap langit biru
Disana aku menemukan sebuah cahaya
Cahaya yang menerangi seluruh permukaan
Permukaan jalan kehidupanku.

Aku tatap cahaya tersebut
Menyilaukan tapi menghangatkan
Cahaya yang memberikan kehidupan
Kepa seluruh permukaan

Cahaya, cahaya cintamu
Cahaya yang aku rasakan dari hatimu
Cinta yang menghangatkan perasaanku
Cinta yang menerangi pikiranku
Cinta yang mewarnai kehidupanmu
Cinta, yang aku rasakan dari hatimu.

Hanyalah cintamu mampu seperti itu
Yang membuat aku...
Bisa menatap warna-warni kehidupan
Dengan cahaya cinta dan kasih sayangmu

Aku, membutuhkan engkau wahai cintaku ...

Kau-Lah Kisah Terakhir-Ku



Ku di sini....
Menunggu Badai ini Berlalu...
Ku di Tempat ini...
Menanti Sang Cinta Datang Menghampiri-Ku...

Di Setiap Sujud-Ku...
Ku Memohon Cinta yang Indah
Di Setiap Hari-Ku...
Ku memohon Cinta itu Mengindahkan Hari-Ku...
Di Setiap Doa-Ku...
Ku Selalu Menunggu Jawaban Atas Sujud-Ku Pada-Nya...

Yang lalu...Cintaku Kelabu...
Yang lalu...Aku di Khianati...
Tapi kini...Harapan-Ku besar...
Seakan Cinta-Ku Seperti Pelangi Indah...

Dan tak ingin terulang lagi kisah pahit di masa lalu...
Karena Telah Ku Temukan Diri-Mu...
Kaulah Kisah Cinta Terakhir-Ku...
Temanilah Aku Hinggah Tutup Usia-Ku..

CINTA TERINDAH



Mencintaimu adalah anugerah yang kuasa
Merindukanmu adalah kenikmatan terindah
Riuh suara hati ini tiada pernah jemu memanggil namamu
sepi jiwa ini bila kau mengacuhkanku

Debur ombak tak lagi beriak
Burung camar enggan terbang melayang
Bila senyummu sirna adalah sedihku
Bila hatimu tersiksa adalah laraku

Begitu Agung perasaan yang Allah ciptakan
Begitu sempurna kebahagiaan yang Allah limpahkan
Kau adalah kandil kemerlap di lorong
kegelapan hatiku

Kau adalah penerang bagi
kehidupanku yang kelam
Tak pernah terlintas sedikitpun dalam benakku
Untuk melupakanmu....
Tak pernah terpikir sedikitpun olehku
Untuk berhenti mencintaimu...
Damai dan bahagia hati yang kau berikan
Sungguh tiada taranya..."

Dusta Di Balik Sebuah Puisi



Kata-katanya indah namun menghadirkan seribu tanya...
Menggoreskan pena diatas sebuah luka...
Pujangga yg seakan mengenal cinta...
Namun tak ada sesosok cintapun yg menghampirinya...
Mencoba tersenyum melantunkan puisinya...
Inilah puisi yg penuh dengan dusta...
Yang di setiap bait-baitnya mengundang air mata...
Tintamu berubah menjadi merah wahai pecinta...
Karna puisimu adalah dusta

RINDUKU



Sukmaku sempat senang
Ada kabar dari yang tersayang
Meski hanya dalam kira lamunan
Namun terdengar nyaring dentingan
Dan hanya salam nan tak terulang
Mungkin hanya untuk ini malam

Padahal ketika siang
Matahari terik meregang
Kunanti hingga senja datang
Hingga terdengar kumandang azan
Kuberdo’a dalam kekhusyukan
Lalu kutitipkan malaikat sebuah pesan
Sampaikan rinduku nan menggenang

Ketika kantuk itu datang
Kuhentikan hubungan dengan dunia maya
Kuturuni tangga menuju peristirahatan
Di tengah kantuk nan mulai menjelang
Sampai tiba-tiba suara line berdentang
Hanya satu ucapan sayang
Assalamualaikum membuatku tenang

Terima kasih Tuhanku
Kau telah sampaikan salam rindu itu
Lewat sayap indah malaikat-Mu
Yang bergantian di waktu senja
Semoga Kau tetap menjaganya
Hingga kubisa lagi jumpa""

SETIA MENUNGGUMU



Dikala sunyi ku slalu terbayang dirimu
terbayang saat bersamamu
tawamu yang slalu hiasi hari-hariku
dan wajahmu yang slalu datang dalam mimpiku

Setiap hari slalu ku tunggu kabarmu
juga kedatanganmu
yang akan temani hidupku
hingga akhir hayatku

Tapi , mungkin semua itu hanyalah angan-angan
hanya sebatas impian
dan juga harapan
yang mungkin tak kan jadi kenyataan

Aku memang tak sempurna
dan aku sadar aku tak pantas di cinta
tapi aku akan tetap setia
setia menunggumu sampai batas usia...

Aksara Pena

Ego ku memudar senyum indah bibir mu
wajah ceria dulu ku sia kan dan bisu
perlahan habis daya mu, tak tahan kau kan berlalu
ego ku perbuat apa ku mau, meski tiada restu mu
dan tetap seperti itu, benar kau menjauh
saat tiada canda
saat tiada kata
dan saat kau telah semakin hilang, terbuka akal ku bila ternyata tiada sosok itu lagi
dia yang tulus memberi
dia yang ta henti taburi amarah dengan kesabaran nya, aku kehilangan nya
ku cari kembali tentang nya
kala terik surya tak henti ku berlari pertanyakan tentang nya
berjalan dalam hujan berharap temui lagi dia meski ku tau kini aku lah ter sia sia kan
buta tentang mu
tuli dari kisah mu
diri mu dimana
teramat maaf kan kebodohan ku dahulu

SAHABATKU CINTAKU



Ketika itu suara hujan masih terdengar rintik
Segelas teh susu duduk manis di hadapanku
Hati yang selalu berbisik
Siapakah sebenarnya dirimu
Seperti terkirim dari langit tinggi
Untuk mendampingi hidupku

Tersaring dari begitu banyak curahan
Anehnya tak tahu siapa ketika itu
Dengan lugu dan biru kuberi hatiku
Sampai bunga-bungapun tumbuh perlahan
Berwarna-warni di tangkai nan tak tentu
Tetap kucari yang biru

Seharusnya berapa banyak semua?
Apa memang harus beberapa dan sama?
Padahal berbeda sukmanya dalam kendala cinta
Dan harus ku rasa di lubuk jiwa
Sulit memilah tanpa rasa
Ada yang terpaksa menjadi luka

Hati penuh tanda tanya
Mana suara nan paling nyata
Banyak ragu dalam kata
Yang manakah sesungguhnya cinta
Tulus ataukah hanya cerita
Sahabat yang terekayasa"

SEBUAH RASA



Ada Illustrasi ketiadaan
Abstrak Dalam, suatu realita
Sesak Dalam, kelegaan
BENAR Dalam, pemaksaan
Nikmat Dalam, kesalahan

Selalu menyalahkan Sang Sang Pencipta
Karena Tak Bisa mengendalikannya
Padahal ADA akal Dan jiwanya
Yang Selalu jalan Bersama
Mengapa Tak Bisa berpegangan

Seperti itukah Cinta
Padahal terbalut dusta Dan dosa
Tersimpan dibuai alam Khayal
Merubah Bodoh seolah pintar
Merupa BURUK seolah Indah

Buang JAUH dariku ya Rabb
Sebuah rasa ITU Tak Lagi murni
Biarkan pergi Bersama Mimpi
Bersama iblis Yang menghiasi
Bersama kepalsuan Yang Terang Tak Pasti

Berikan rasa suci kepadaku Kekasih
Hanya Engkau Sang Raja Bahasa Dari Cinta
Perjelas pandanganku ya Allah
Putihkan qalbuku ya Penguasa Jagad Raya
Aku hanya inginkan rasa untuk-Mu
Aku Ingin Kau hapuskan Segala rasa
Yang mengacaukan teguhnya imanku

BIDADARI TANPA SAYAP



Kelembutan hatinya membuatku terpana. . .
Melihat kehindahan Rembulan,
Sama seperti melihat keindahan wajahnya.

Sungguh kuat dia menghadapi ini semua. . .
Menghadapi keaadaannya yg begitu nyata.
Merasakan penderitaannya sendirian.
Dan mengukur penderitaan diatas mimpi . . .

Walau dia hanya Bidadari tanpa sayap,
Tapi kelembutan hatinyalah yang membuatku merasa seperti.....
Berada di atas awan.

Rindu berdebu

Sosok itu kini entah dimana ..
Sosok yang dulu slalu memberi damai di hati ..
Yang slalu bisa membuat bibir ini trsenyum ..
Sosok yang seolah slalu mngerti ttg smua isi d’hati..

Tapi kini smua tlah tiada,,
smua kini tlah hilang entah kmna,,
Hnya bisa mengingat’a di dalam angan,,
Hanya bisa menghela nafas
Di saat dada ini terlalu sesak oleh smua
Kenangan yang tersirat …

Ya Tuhan ..
Bangunkanlah aku dalam mimpi yang tak berujung ini ,,
Sadarkan diri ini bahwa dirinya memang sudah terlalu lama
Pergi dari kehidupan ini ..
Bantulah hati ini tuk mengikhlaskan smua cerita tentang nya ,,

Tapi izinkan sejenak hadirkan sosok nya di hadapan ku lagi ..
Walau hanya dalam mimpi ..
Hanya tuk sekedar membuang smua asa yang slama ini terpendam..
Hanya tuk tersenyum melihat kehidupannya yang sekarang ..

Belajar Memahami Senja



Kuhentikan laguku, kurebahkan gitarku kelantai beranda gubukku..
Kuterpana pada cahaya bulan dibalik awan hitam.
Kulihat jejak nafasmu disisiku
Masih hangat sandaran asamu
Kekasih kau adalah senja yang selalu menghadiahi aku dengan temaram.

Aku selalu belajar memahami arti senyum bisumu
Membelai setiap derai lamunan
Bila malam tiba aku selalu menyebut nama surga yang kau impikan
Lihatlah warna tiang tempat kau selalu menungguku
Ia tak henti menua, lusuh dan menunjuk langit

Seolah kau memanggil namaku dan menancapkan berkas cahaya jiwamu dari sisa cinta
yang tertawan tawa malaikat
Kesedihanku kini berganti perih tanpa rasa
Aku selalu menjadi diriku
Berharap Tuhan membalik mata khalbuku
Agar aku melupakan rindu"

Aksara pena

Aku tak seperti dirimu
yg mungkin kan menghabiskan
malam nanti dg smua cintamu

aku jg tak seperti mereka yg jauh sblum hari baru tiba
berlomba memainkan hasrat

aku menepi saja
melupakan kidung sedihku
membalutnya dg helai kesabaran

kubiarkan waktu bgitu saja pergi
tanpa kurangkaikan kenangan
demi kenangan
karna hatiku tlah mengendap
dlm bingkai rindu
yg tak trganti
diselingi rasa brsalah
yg kerap memaksaku diam
aku tak bisa jd malaikatmu
tak sanggup mengurai
airmatamu jd bunga dan cinta
aku lemah dg gelisahku
tapi juga bgtu mencintaimu

bagiku kaulah
embun disela pagi
kau matahari
dikerjap mataku
bersinar sllu bersinar

tapi kini
maafkan jika kau hrs kecewa
ku tak bisa sllu ada
untukmu
memeluk menciummu
karna jarak waktu
demikian kuat
penjarakan ragaku
utk ada disisimu.
Malam ini...

Maafkan smua ketidaksempurnaku.
Untuk hati yg sllu kucintai..

Altar Cinta

Aku telah kau buat menjadi penyair cinta dimusim gugurnya hati
lalu kau menelantarkan kata di altar-altar penyembahan
biarlah aku mencari jiwamu didalam jiwaku
sebab kerinduan adalah kebebasanku yang membuatku mengenal dirimu

pabila aku menulis seribu puisi tak rapi dalam irama nada sepi
engkau selalu berlalu....
pabila aku menulis nada indah nan mewangi
engkau selalu menjauh...

engkau seperti mutiara,
tak bisa kusinari lagi...
engkau seperti rembulan
tak bisa kuperadukan lagi
engkau seperti dua mata hati
tak bisa kusatukan lagi
engkau seperti musim yang menari
tak bisa kuhentikan
engkau seperti nyanyian dipenghujung khayal
tak bisa kuiringi....

aku hanya bisa menyaksikan perana-perana khalbumu
yang tengah menyatukan luka dan kalimat resahku